Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik (Sp.RM) yang sekarang ganti nama menjadi Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (Sp.KFR) memandang pasien tidak saja dari segi penyakit tetapi juga dari segi fungsi dan bersifat holistik. Seorang pasien yang sudah stabil dari serangan jantung koroner misalnya, sepulang dari rawat inap mendapat resep obat hingga tekanan darah ataupun keluhan nyeri dada hilang. Tetapi bagaimana pasien tersebut menjalani hidupnya, bagaimana pasien bisa kembali ke performance semula, kapan diperbolehkan melakukan hubungan seks, aktivitas apa saja yang diperbolehkan, bagaimana cara beradaptasi dengan lingkungan dan kapan diperbolehkan bekerja kembali.

Kasus yang menjadi kompetensi kami antara lain: kasus anak seperti Down syndrome, cerebral palsy, keterlambatan bicara, keterlambatan perkembangan anak, kaki pengkor, lutut O; cedera olahraga; kasus saraf seperti pemulihan stroke dan komplikasinya, cedera sumsum tulang belakang, sindroma Guillan Barre; kasus tulang-otot-sendi seperti nyeri lutut, kaku sendi bahu, rehabilitasi pasca operasi tendon; rehabilitasi gagal jantung, penyakit paru kronik dan kasus lansia yang beraneka ragam komplikasinya.

Di klinik Rehabilitasi Medik, kami mengobati menggunakan media fisika seperti: terapi latihan, terapi panas-dingin, listrik, LASER, pool therapy, traksi dan pijat. Semua media fisika yang dipakai sudah diuji dahulu khasiatnya menggunakan penelitian jangka panjang, bukan hanya pengalaman temporer semata. 

Pencegahan komplikasi penyakit, mengembalikan kemampuan pasien, bagaimana memfasilitasi pasien supaya mampu beradaptasi dengan kondisi penyakit, pembelajaran keterampilan baru, mencegah kondisi supaya jangan sampai dioperasi, mencegah kecacatan dan manajemen nyeri adalah keahlian kami.